Sabtu, 19 April 2008

Kado Untuk Sang Hijau Hitam

Yogyakarta, 14 Rabiul Awal 1366H bertepatan tanggal 5 Pebruari 1947 Lafran Pane beserta 14 orang mahasiswa STI lainnya mendirikan sebuah organisasi yang sekarang merupakan organisasi mahasiswa tertua dan terbesar di Indonesia. Himpunan mahasiswa Islam (HmI) yang pada hari ini telah berusia 61 tahun. Artinya, HmI sudah menginjak masa dewasa atau matang yang tidak bisa dipungkiri kesalahan dan kekurangan dalam proses tetap terjadi sepanjang proses itu terus berjalan.
Sebagai kader Sang Hijau Hitam sudah selayaknya pada hari ini mulai melakukan introspeksi diri. Seberapa jauh tujuan HmI tercapai? Apa saja yang telah kita lakukan untuk HmI?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut memang layak direnungkan oleh setiap kader HmI. Bukan menghitung keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai, namun mencari seberapa besar kealpaan yang terjadi untuk lebih mawas diri. Hal ini tentunya agar dapat diformulasikan ke dalam strategi proses kedepan dengan tuntutan hari esok yang lebih baik.
”... Allah akan mengangkat (meninggikan) kualitas (derajat) orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berilmu pengetahuan. Dan Allah mengetui apa yang kamu kerjakan.” (Al Mujadalah ayat 11).
Demi masa depan HmI yang cerah, diperlukan pembentukan kader yang berkualitas sehingga mampu untuk menjadi kader HmI yang berkualitas 5 insan cita. Agar hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih cerah dari hari ini.
Lalu kado apa yang kita berikan untuk Sang Hijau Hitam?
Dirgahayu HmI..
Yakin Usaha Sampai...
[by.tehfairiez]

Tidak ada komentar: